Monday, January 6, 2020

Peran Nutrisi bagi Ibu Hamil


M
asa kehamilan merupakan masa dimana tubuh ibu tidak lagi hanya membutuhkan nutrisi untuk diri sendiri tetapi juga untuk pertumbuhan janinnya. Janin yang tumbuh sehat menandakan tercukupinya nutrisi yang diberikan ibu selama masa kehamilan. Oleh sebab itu, mengapa penting bagi ibu untuk memperhatikan kelengkapan nutrisi selama hamil.
Nutrisi berperan penting bagi kehidupan kita, terlebih lagi saat seseorang memasuki masa kehamilan. Nutrisi yang dibutuhkan selama masa kehamilan meningkat dari kebutuhan biasanya. Janin dalam masa pertumbuhannya memperoleh nutrisi dari apa yang ibu konsumsi sehingga penting bagi ibu untuk mengonsumsi makanan yang bernutrisi agar janin pun memperoleh nutrisi yang cukup.
Nutrisi yang baik dapat diperoleh dari makanan yang berwarna dan beragam, namun seringkali ibu susah untuk memperoleh dan menyediakan makanan yang beragam sehingga nutrisi yang dibutuhkan belum terpenuhi dengan baik, oleh karena itu, ibu perlu memperoleh tambahan nutrisi dari susu hamil dan suplemen untuk membantu melengkapi nutrisi yang kurang. Beberapa nutrisi yang dibutuhkan ibu antara lain protein, asam folat (B9), vitamin, mineral, dll. Didalam susu terdapat nutrisi-nutrisi yang dibutuhkan ibu untuk melengkapi kebutuhan nutrisi sehari. Nutrisi-nutrisi tersebut selain memberi energi pada ibu juga membantu dalam pertumbuhan dan perkembangan janin.
Janin yang pada masa pertumbuhannya memperoleh cukup nutrisi akan membantunya tumbuh dan berkembang secara maksimal serta menghindarkan janin dari berat badan lahir rendah (BBLR), dan menghindarkan dari berbagai jenis penyakit. Selain pada janin, nutrisi yang cukup juga membantu ibu terhindar dari penyakit yang muncul saat hamil dan mencegah terjadinya kematian pada ibu saat melahirkan sehingga mengurangi Angka Kematian Ibu (AKI). 



Monday, December 16, 2019

Kenali Stunting dan Pengaruhnya bagi Pertumbuhan Anak



S
tunting adalah kondisi dimana tinggi badan seorang balita lebih pendek dari yang seusianya (kerdil), stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita yang disebabkan oleh kekurangan gizi dalam waktu yang lama terutama pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yaitu sejak dalam kandungan hingga anak usia 2 tahun.
Stunting tidak hanya menghambat pertumbuhan anak tetapi juga berpengaruh terhadap perkembangan organ tubuhnya, anak-anak yang mengalami stunting sangat rawan terhadap penyakit karena sistem kekebalan tubuh yang tidak bekerja maksimal dan juga dapat mempengaruhi perkembangan fungsi otak.
Anak-anak yang mengalami stunting biasanya memiliki ciri-ciri tertentu seperti memiliki tubuh yang lebih pendek dibandingkan anak-anak seusianya, mengalami kesulitan dalam belajar, mengalami penurunan tingkat kecerdasan, gangguan dalam berbicara dan fungsi kekebalan tubuh yang rendah. Pertumbuhan yang tidak maksimal pada anak dapat dilihat sejak 3-5 bulan pertama kehidupan, kemudian gangguan pertumbuhan semakin terlihat pada 6-18 bulan usia anak.
Kejadian stunting disebabkan oleh banyak faktor yang saling berkaitan, beberapa diantaranya adalah :
  • Tidak terpenuhinya gizi ibu hamil
  • Kurangnya zat gizi pada anak dalam jangka waktu yang lama (kronis)
  • Kurangnya sanitasi dan akses air bersih
  • Kurangnya pelayanan kesehatan bagi anak dan ibu hamil


Faktor-faktor diatas juga dipengaruhi oleh wilayah dimana anak tersebut tumbuh dan berkembang. Beberapa sumber mengatakan bahwa anak-anak yang berada di negara dengan penghasilan rendah dan menengah memiliki tingkat kejadian stunting yang lebih tinggi.
Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk menekan pertumbuhan stunting adalah 
  • Ibu hamil mengonsumsi tablet tambah darah selama kehamilan 
  • Penuhi kecukupan nutrisi ibu selama masa kehamilan dan menyusui, terutama zat besi, asam folat, dan yodium
  • Pemberian ASI ekslusif 6 bulan, dilanjutkan MPASI hingga 2 tahun
  • Penuhi nutrisi dengan makanan sehat bergizi seimbang
  • Rutin memantau pertumbuhan balita dan berikan imunisasi di Posyandu terdekat
  • Lakukan perilaku hidup bersih dan sehat di rumah


   Karena dampaknya sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak, maka diperlukan perhatian yang lebih dari orang tua untuk selalu memenuhi kebutuhan nutrisi. Nutrisi tidak hanya penting untuk anak tetapi juga orang tua terlebih bagi ibu selama masa kehamilan untuk selalu memperhatikan kecukupan energi selama 1000 HPK. Penting bagi ibu untuk memperhatikan pola makan sehingga kebutuhan nutrisi ibu dan janin terpenuhi, nutrisi yang lengkap diperoleh dari makanan yang bervariasi namun kadang kala sulit untuk memperoleh makanan yang beragam, oleh sebab itu selama masa kehamilan ibu boleh memperoleh tambahan nutrisi dari susu hamil dan sumplemen makanan. Jangan lupa untuk rutin memantau pertumbuhan janin dan menjaga pola hidup yang bersih dan sehat.



 Sumber :




Informasi Produk : https://ibu.lactona.co.id/



Peran Nutrisi bagi Ibu Hamil

M asa kehamilan merupakan masa dimana tubuh ibu tidak lagi hanya membutuhkan nutrisi untuk diri sendiri tetapi ju...