S
|
tunting adalah kondisi dimana
tinggi badan seorang balita lebih pendek dari yang seusianya (kerdil), stunting
merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita yang disebabkan oleh kekurangan
gizi dalam waktu yang lama terutama pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)
yaitu sejak dalam kandungan hingga anak usia 2 tahun.
Stunting
tidak hanya menghambat pertumbuhan anak tetapi juga berpengaruh terhadap
perkembangan organ tubuhnya, anak-anak yang mengalami stunting sangat rawan
terhadap penyakit karena sistem kekebalan tubuh yang tidak bekerja maksimal dan
juga dapat mempengaruhi perkembangan fungsi otak.
Anak-anak
yang mengalami stunting biasanya memiliki ciri-ciri tertentu seperti memiliki
tubuh yang lebih pendek dibandingkan anak-anak seusianya, mengalami kesulitan
dalam belajar, mengalami penurunan tingkat kecerdasan, gangguan dalam berbicara
dan fungsi kekebalan tubuh yang rendah. Pertumbuhan yang tidak maksimal pada
anak dapat dilihat sejak 3-5 bulan pertama kehidupan, kemudian gangguan pertumbuhan
semakin terlihat pada 6-18 bulan usia anak.
Kejadian
stunting disebabkan oleh banyak faktor yang saling berkaitan, beberapa
diantaranya adalah :
- Tidak terpenuhinya gizi ibu hamil
- Kurangnya zat gizi pada anak dalam jangka waktu yang lama (kronis)
- Kurangnya sanitasi dan akses air bersih
- Kurangnya pelayanan kesehatan bagi anak dan ibu hamil
Faktor-faktor
diatas juga dipengaruhi oleh wilayah dimana anak tersebut tumbuh dan
berkembang. Beberapa sumber mengatakan bahwa anak-anak yang berada di negara
dengan penghasilan rendah dan menengah memiliki tingkat kejadian stunting yang
lebih tinggi.
Beberapa
upaya yang dapat dilakukan untuk menekan pertumbuhan stunting adalah - Ibu hamil mengonsumsi tablet tambah darah selama kehamilan
- Penuhi kecukupan nutrisi ibu selama masa kehamilan dan menyusui, terutama zat besi, asam folat, dan yodium
- Pemberian ASI ekslusif 6 bulan, dilanjutkan MPASI hingga 2 tahun
- Penuhi nutrisi dengan makanan sehat bergizi seimbang
- Rutin memantau pertumbuhan balita dan berikan imunisasi di Posyandu terdekat
- Lakukan perilaku hidup bersih dan sehat di rumah
Karena
dampaknya sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak, maka diperlukan perhatian
yang lebih dari orang tua untuk selalu memenuhi kebutuhan nutrisi. Nutrisi
tidak hanya penting untuk anak tetapi juga orang tua terlebih bagi ibu selama
masa kehamilan untuk selalu memperhatikan kecukupan energi selama 1000 HPK. Penting
bagi ibu untuk memperhatikan pola makan sehingga kebutuhan nutrisi ibu dan
janin terpenuhi, nutrisi yang lengkap diperoleh dari makanan yang bervariasi
namun kadang kala sulit untuk memperoleh makanan yang beragam, oleh sebab itu
selama masa kehamilan ibu boleh memperoleh tambahan nutrisi dari susu hamil dan
sumplemen makanan. Jangan lupa untuk rutin memantau pertumbuhan janin dan
menjaga pola hidup yang bersih dan sehat.
Sumber :
Informasi Produk : https://ibu.lactona.co.id/


