Wednesday, November 13, 2019

4 Manfaat ASI bagi Ibu dan Bayi




ASI (air susu ibu) menyediakan nutrisi yang lengkap bagi bayi. ASI Ekslusif adalah ASI yang diberikan kepada bayi mulai dari usia 0-6 bulan. Pemberian ASI bisa terus dilanjutkan hingga anak berusia 2 tahun didampingi dengan pemberian MPASI.
Bagi seorang ibu, pemenuhan nutrisi bagi bayi sangatlah penting namun tidak sedikit dari ibu yang memiliki keterbatasan dalam pemberian ASI, sebagian lagi memilih untuk tidak memberikan ASI dengan alasan tertentu. Sebagai seorang ibu yang memiliki keterbatasan dalam pemberian ASI pastilah menginginkan nutrisi yang tepat untuk membantu bayi dalam tumbuh kembangnya. Formula pertumbuhan bagi bayi usia 0-6 bulan bisa menjadi pilihan ibu dengan keterbatasan pemberian ASI, formula pertumbuhan dapat membantu memenuhi nutrisi bayi. Meski demikian, pemberian ASI merupakan pilihan terbaik untuk ibu dan bayi.

 
Berikut 4 manfaat ASI yang tidak hanya baik untuk bayi tetapi juga bermanfaat untuk Ibu :
  1.       ASI mengandung antibodi 
        ASI mengandung antibodi yang dapat melawan virus dan bakteri. Antibodi lebih banyak terkandung pada ASI pertama atau sering disebut Kolostrum. Kolostrum menyediakan beberapa antibodi salah satunya adalah Imunoglobin (zat kekebalan tubuh) yang tinggi. Antibodi inilah yang menghindarkan bayi dari sakit akibat virus dan bakteri. Meskipun ASI mengandung antibodi yang baik bagi bayi, ibu harus selalu menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan sekitar bayi.

    2.    ASI bantu perkembangan kecerdasan bayi
    Perkembangan kecerdasan sangat erat kaitannya dengan pertumbuhan otak. Masa pertumbuhan otak bayi hingga anak-anak memerlukan nutrisi yang tepat, terlebih lagi pada masa-masa awal kehidupan atau 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) bayi. ASI mengandung nutrisi yang optimal untuk membantu pertumbuhan otak bayi.

    3.    Mengurangi pendarahan pada ibu
        Pada saat menyusui terjadi peningkatan kadar oksitosin yang juga berguna untuk menutup pembuluh darah sehingga darah lebih cepat berhenti dan kemungkinan terjadinya pendarahan semakin kecil. 

    4.    Menjalin kasih sayang
    Saat menyusui terjadi kontak fisik antara ibu dan bayi, bayi dapat merasakan kasih sayang ibu, rasa nyaman, aman dan terlindungi dalam dekapan ibunya. Hal ini dapat membantu perkembangan emosi bayi sehingga menjadikannya pribadi yang baik dan lebih percaya diri 


    Sumber :
    Danuatmaja.2008. Rencana Perawatan Maternal. Ed. 2. Jakarta : EGC
    Ramaiah, S. 2006. Mengatasi Gangguan Menstruasi. Yogyakarta : Diglosia Medika
     




 



No comments:

Post a Comment

Peran Nutrisi bagi Ibu Hamil

M asa kehamilan merupakan masa dimana tubuh ibu tidak lagi hanya membutuhkan nutrisi untuk diri sendiri tetapi ju...